Menjelajah Lailatul Qadar dalam mimpi

     
Cuaca sangat cerah sore itu. Aku keluar rumah untuk menikmati indahnya suasana.Tak sengaja pandanganku tertuju ke langit. Ada makhluk aneh yang sepertinya terjebak di atmosfer bumi. Kaki dan tangannya terlentang seperti gaya seorang penerjun. Oh, tidak...... ternyata makhluk itu sedang terbang turun ke bumi. Dan dia tidak sendiri tapi dibelakangnya ada banyak makhluk serupa yang mengikuti.

      Kulit makhluk itu coklat dengan otot-otot yang kokoh. diantara lengan dan tubuh saping seperti ada sirip yang bila dikembangkan berfungsi sebagai sayap. Wajahnya menonjol runcing dibagian mulut dan hidungnya tidak tampak. Mereka seperti sebuah pasukan dari langit yang datang dengan misi tertentu.

    Aku berteriak memanggil orang-orang. "Lihatlah! Belum pernah kita melihat makhluk yang seperti itu sebelumnya. Ini adalah peristiwa langka." Orang-orangpun segera keluar memandang makhluk-makhluk asing yang datang. Anehnya begitu sampai dipermukaan bumi penampakan mereka berubah seperti manusia pada umumnya dan mengenakan jubah panjang.

    Rupanya pasukan asing itu tidak menuju kemari. Mereka satu-satu memasuki rumah penduduk. Aku penasaran apa yang akan mereka lakukan. Maka akupun mengikuti dan mengintip dari balik pintu. 

    Makhluk itu membawa sebuah tabung kaca diameter 3 cm dan panjang 20 cm. Tabung itu diberikan kepada kepala keluarga yang ditemui di rumah dan menyuruh membuka tutup tabung kaca tersebut. Aku yang curiga dengan isi tabung itu mencoba membisik ke arah orang yang akan membuka tabung tersebut. "Jangan dibuka!.... Bahaya.....!!" Teriakku tertahan.

    Makhluk yang berdiri didepan orang itu tahu kedatanganku dan tetap memaksa penghuni rumah untuk membuka. Dan sesaat kemudian dari tabung kaca tersebut keluarlah gas berwarna hitam keunguan yang menyebar cepat ke seluruh ruangan. Penghuni rumah itu terkejut, terbatuk-batuk dan ..... MATI.

    Aku panik dan berlari keluar menyusuri lorong-lorong hendak memberi peringatan ke rumah-rumah lainnya. Namun sepanjang jalan asap hitam dan ungu sudah tersebar kemana-mana. Hingga beberapa saat kulihat kematian dimana-mana.

    Semuanya berakhir aku terus menyusuri gang diantara mayat dan bekas kekacauan . Oh, ternyata masih ada yang hidup. Beberapa orang berjalan berkelompok. Wajah mereka beringas dan ditangannya membawa batu. Rupanya manusia yang tersisa adalah orang-orang yang berkelakuan buruk. Mereka melempari setiap rumah dengan batu dan membuat kekacauan dimana-mana. 

   Aku semakin panik dan tak tahu apa yang sedang terjadi. Karena aku terbangun dari mimpi. Jam kulihat menunjukkan pukul 03.20 WIB. Dari masjid terdengar seruan untuk makan sahur. Aku beranjak dari kamar tidur dan menjalankan ritual sahur seperti biasa. Setelah selesai sahur aku baru sadar dan teringat dengan mimpiku. "Ini adalah malam 25 Ramadlan dan makhluk yang turun dari langit di mimpiku adalah para malaikat," pikirku. Maka aku segera berbegas menuju keluar rumah dan melihat langit. Subhanallah...... Langit sangat terang. Bulan dan planet venus bersandingan di atas cakrawala timur. Bintang-bintang berkelipan jernih.Tak ada segumpalpun awan tipis dilangit. Udara dingin menusuk tulang dan angin tenang bagai meninabobokkan.

    Tanda-tanda yang kutunggu pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadlan sudah tampak jelas. Inikah Lailatur Qadar?..... Alhadulillah!......Allahu Akbar!.........


(25 Ramadlan 1438 H/ 20 Juni 2017)
Menjelajah Lailatul Qadar dalam mimpi Menjelajah Lailatul Qadar dalam mimpi Reviewed by sapton on 06.14 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Silahkan kasih komentar disini

Diberdayakan oleh Blogger.